PALU – Para pejabat di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menunjukkan kemampuan memasak dalam lomba Nasi Goreng Merdeka yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Mulai dari Rektor, Direktur Pascasarjana hingga para Dekan Fakultas turut ambil bagian dalam perlombaan yang berlangsung di lingkungan UIN Datokarama tersebut. Suasana perlombaan berlangsung meriah dan disaksikan oleh para ASN di lingkungan perguruan tinggi tersebut.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Datokarama dengan UIN Datokarama sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bukan Sekadar Mencari Pemenang
Ketua DWP UIN Datokarama, Faidah Efendi, menyambut baik terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba memasak menjadi salah satu momentum untuk membangun kebersamaan di lingkungan civitas akademika.
Menurutnya, perlombaan tidak semata-mata ditujukan untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang atau menghasilkan nasi goreng dengan rasa terbaik. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, melepas penat, dan menciptakan suasana kebersamaan di lingkungan kampus.
“keterlibatan DWP dalam acara ini adalah bentuk dukungan moral dan apresiasi terhadap kerja keras para pejabat kampus, sekaligus menyebarkan energi positif dan kegembiraan di hari kemerdekaan,” kata Faidah.
Pejabat Kampus Turun ke Dapur
Mengusung semangat kemerdekaan, para peserta ditantang menyajikan Nasi Goreng Merdeka dengan memperhatikan cita rasa sekaligus kreativitas dalam penyajiannya.
Para pejabat kampus yang sehari-hari menjalankan tugas administratif dan akademik kali ini harus berhadapan langsung dengan wajan, bumbu, serta panasnya kompor gas.
Dengan mengenakan celemek atau apron dan koki hat, para peserta tampil layaknya koki profesional. Mereka berusaha mengolah dan menyajikan nasi goreng dengan kreasi masing-masing.
Suasana perlombaan pun menjadi lebih semarak karena para pejabat kampus menunjukkan sisi lain di luar aktivitas mereka sebagai pengelola perguruan tinggi.





DWP Bertindak sebagai Juri
Dalam perlombaan tersebut, Ketua DWP UIN Datokarama Faidah Efendi bersama jajaran DWP bertindak sebagai dewan juri. Penilaian dilakukan secara langsung terhadap hasil masakan yang disajikan para peserta.
Penilaian berlangsung cukup ketat dengan melibatkan tim juri independen. Tiga aspek utama menjadi perhatian dalam menentukan hasil perlombaan, yakni rasa, kebersihan, dan kreativitas penyajian atau plating.
Ketiga aspek tersebut menjadi pertimbangan dalam menilai sajian Nasi Goreng Merdeka yang dibuat oleh para peserta.
Ditutup dengan Makan Bersama
Setelah seluruh proses penilaian selesai, hasil masakan yang telah dibuat kemudian dinikmati bersama oleh para pegawai dan mahasiswa yang hadir.
Kegiatan tersebut menjadi penutup lomba memasak sekaligus melengkapi suasana kebersamaan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan UIN Datokarama Palu.
Tidak hanya menghadirkan kompetisi memasak, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para pejabat, pegawai, dan mahasiswa untuk berkumpul dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan.
Informasi & Foto:
Humas UIN Datokarama Palu