Mahasiswi Informatika UIN Datokarama Juarai Seni Tunggal Putri pada Sulbar Championship 2026

()

PALU – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FSAINTEK) UIN Datokarama Palu. Nur Aqmarina R., mahasiswi Program Studi Informatika, sukses meraih Juara 1 Seni Tunggal Tangan Kosong Dewasa Putri pada IPSI Sulbar Championship 2026, sebuah kejuaraan pencak silat regional yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa FSAINTEK mampu bersaing dan berprestasi di tingkat regional.

Keberhasilan Nur Aqmarina R. tidak hanya mengharumkan nama Program Studi Informatika, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi UIN Datokarama Palu. Nomor Seni Tunggal Tangan Kosong Dewasa Putri merupakan kategori yang menuntut penguasaan teknik, ketepatan gerak, kekuatan, keseimbangan, hingga penghayatan terhadap filosofi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Bacaan Lainnya

IPSI Sulbar Championship 2026 digelar di Mamuju sebagai ajang yang memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Barat. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sulawesi Barat sebagai bagian dari program pembinaan atlet sekaligus wadah kompetisi bagi pesilat muda untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.

Saat membuka kejuaraan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat Bau Akram Dai, mewakili Gubernur Sulawesi Barat, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sulbar Championship merupakan momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga pencak silat di kawasan regional. Menurutnya, kepercayaan menjadikan Sulawesi Barat sebagai tuan rumah kejuaraan regional merupakan peluang besar untuk menunjukkan keseriusan daerah dalam membangun atlet-atlet berprestasi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga berkomitmen menjadikan kejuaraan ini sebagai bagian dari kalender Gubernur Cup agar pembinaan atlet berlangsung secara berkelanjutan.

Kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga diarahkan sebagai sarana melahirkan bibit-bibit pesilat yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Selain itu, kompetisi ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antaratlet dari berbagai provinsi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan pencak silat melalui kompetisi yang sehat, sportif, dan berkesinambungan.

Prestasi Nur Aqmarina R. menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Datokarama Palu mampu memanfaatkan ajang kompetisi regional sebagai ruang untuk mengembangkan potensi dan mengukir prestasi. Keberhasilan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan nonakademik dalam membentuk lulusan yang kompetitif, disiplin, dan berkarakter.

FSAINTEK UIN Datokarama Palu berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat di berbagai bidang. Dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan dan pembinaan prestasi diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet dan talenta muda yang tidak hanya membawa nama baik fakultas dan universitas, tetapi juga mampu berkontribusi bagi daerah dan Indonesia di ajang yang lebih tinggi.

Informasi & Foto:
https://www.instagram.com/fsaintek.uindkpalu/p/DbiAFvZxaKL/
https://sulbarprov.go.id/post/ipsi-sulbar-hadirkan-kejuaraan-regional-gubernur-championship-2026-jadi-wadah-pembinaan-atlet-berprestasi
https://www.sulbarkini.com/atlet-pencak-silat-sulsel-sulbar-dan-sulteng-adu-jurus-di-ipsi-sulbar-championship-2026/
https://editorial9.com/sulbar-championship-2026-digelar-bidik-lahirkan-atlet-silat-berprestasi/

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses