PALU – Mahasiswa UIN Datokarama Palu, Moh. Salman Fais dan Muh Zulfikar. B, berhasil meraih Juara Harapan II dalam Lomba Inovasi Daerah Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) Kategori Digitalisasi Pembayaran.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah. Peserta lomba berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat di Sulawesi Tengah.
Prestasi Moh. Salman Fais dan Muh Zulfikar. B menjadi salah satu capaian mahasiswa UIN Datokarama Palu dalam kompetisi yang memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan inovasi berbasis teknologi, khususnya dalam mendukung digitalisasi pembayaran.
Lolos Seleksi dari 37 Tim
Untuk mencapai tahap akhir, Moh. Salman Fais dan Muh Zulfikar. B harus melewati beberapa tahapan perlombaan.
Pada tahap proposal, sebanyak 37 tim mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, 24 tim dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan berikutnya.
Selanjutnya, 24 tim mengikuti tahapan teknis. Setelah proses penilaian, hanya 10 tim yang berhasil melanjutkan ke tahap presentasi dan wawancara.
Kesepuluh tim yang masuk ke tahap presentasi dan wawancara mengembangkan gagasan digitalisasi pembayaran pada sejumlah usaha, yaitu:
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM Barberdoor.
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM Apreska Kos dan Penginapan.
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM Wakai Heaven.
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM IPUL BUAH Kota Palu.
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM Meubel Padaidi Kota Palu.
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM Fotocopy Cakrawala.
- Digitalisasi pembayaran pada Safira Laundry.
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM Warung Lalapan Perempatan.
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM Nina Salon.
- Digitalisasi pembayaran pada UMKM Bunga Telang Palu.
Tahap presentasi dan wawancara menjadi tahapan akhir untuk menentukan tim yang memperoleh penghargaan.
Moh. Salman Fais dan Muh Zulfikar Raih Harapan II
Dalam hasil akhir kompetisi, Moh. Salman Fais dan Muh Zulfikar. B dari UIN Datokarama Palu berhasil memperoleh Juara Harapan II.
Penghargaan tersebut menjadi capaian bagi keduanya setelah berhasil melewati rangkaian seleksi sejak tahap proposal, tahapan teknis, hingga presentasi dan wawancara.
Raihan Harapan II juga menempatkan keduanya dalam jajaran peserta yang berhasil memperoleh penghargaan pada kompetisi inovasi digitalisasi pembayaran tersebut.


Penilaian Melibatkan Akademisi dan Bank Indonesia
Proses penilaian lomba melibatkan unsur akademisi dan Bank Indonesia Sulawesi Tengah.
Dari kalangan akademisi, hadir Dr. Anita Ahmad Kasim dari Universitas Tadulako. Sementara dari Bank Indonesia Sulawesi Tengah diwakili oleh Glenn Nathaniel Pandelaki dan M. Pasha Ilyasa G.
Keterlibatan kedua unsur tersebut menjadi bagian dari proses penilaian peserta hingga tahapan akhir perlombaan.
Rangkaian Lomba Berlangsung Juni hingga Agustus
Lomba Inovasi Daerah Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna kategori Digitalisasi Pembayaran dilaksanakan melalui beberapa tahapan.
Tahap permintaan dan penilaian calon peserta berlangsung pada 18–24 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan penetapan peserta lomba pada 25 Juni 2026.
Peserta selanjutnya mengikuti pembimbingan teknis pada 27–28 Juni 2026. Tahap pembangunan dan pengembangan aplikasi berlangsung pada 1–31 Juli 2026.
Selanjutnya, dilakukan penilaian produk aplikasi pada 8–9 Agustus 2026, sedangkan pemberian penghargaan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026.
Pemberian penghargaan berlangsung di Atrium Palu Gran Mall Lantai 2 dan dirangkaikan dengan kegiatan Pekan QRIS Nasional (PQN).
Menambah Prestasi Mahasiswa UIN Datokarama
Keberhasilan Moh. Salman Fais dan Muh Zulfikar. B meraih Juara Harapan II menambah daftar capaian mahasiswa UIN Datokarama Palu dalam kompetisi inovasi berbasis teknologi di Sulawesi Tengah.
Kompetisi tersebut juga memberikan pengalaman kepada peserta untuk mengikuti proses pengembangan inovasi secara bertahap, mulai dari penyusunan proposal, tahapan teknis, hingga presentasi dan wawancara.
Bagi kedua mahasiswa UIN Datokarama Palu tersebut, raihan Harapan II menjadi hasil dari proses mengikuti kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dan masyarakat dalam pengembangan inovasi digitalisasi pembayaran.