PALU – UIN Datokarama Palu tampil sebagai juara umum dalam Lomba Inovasi Daerah Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) Kategori Digitalisasi Pembayaran Tahun 2026. Kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dan masyarakat di Sulawesi Tengah ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah.
Dominasi UIN Datokarama Palu terlihat dari sejumlah penghargaan yang berhasil diraih mahasiswa pada berbagai kategori. Tidak hanya merebut Juara I, mahasiswa UIN Datokarama Palu juga memperoleh Juara III, Harapan I, Harapan II, hingga Harapan III.
Capaian tersebut menjadikan UIN Datokarama Palu sebagai salah satu kampus dengan perolehan penghargaan paling banyak dalam kompetisi inovasi digitalisasi pembayaran tersebut.
Juara I hingga Harapan III Diraih Mahasiswa UIN Datokarama
Prestasi tertinggi diraih oleh tim Nadhif Azhar, Muh. Wahyu Ramadhan, dan Moh. Khaidir Akmal yang berhasil menjadi Juara I.
Tidak berhenti di posisi pertama, tim UIN Datokarama Palu lainnya juga berhasil mengisi sejumlah posisi dalam daftar pemenang.
Juara III diraih oleh Andi Muhammad Yusuf Qadri dan Moh. Yusuf Maulana.
Pada kategori Harapan I, penghargaan diraih oleh Moh. Reza Darmawan, Dwi Julyabes Parapean, dan Friskila Melisa Butoto.
Sementara kategori Harapan II diraih oleh dua tim UIN Datokarama Palu, masing-masing:
- Moh. Salman Fais dan Muh Zulfikar. B
- M. Alif Darul Firdaus, Muhammad Iqbal, dan Arwita Ramadani
Adapun kategori Harapan III juga diraih oleh tim UIN Datokarama Palu yang terdiri atas Damsik, Junia Rahma Nur Soleha, dan Mutia Salwa.
Dengan perolehan tersebut, mahasiswa UIN Datokarama Palu menempati sejumlah posisi penting dari jajaran pemenang kompetisi.
Kompetisi Digelar Bank Indonesia Bersama BRIDA Sulawesi Tengah
Lomba Inovasi Daerah Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna kategori Digitalisasi Pembayaran merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah dengan menggandeng BRIDA Provinsi Sulawesi Tengah.
Kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Fokus lomba diarahkan pada pengembangan inovasi yang berkaitan dengan digitalisasi pembayaran.
Melalui kompetisi ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan gagasan dan produk berbasis teknologi tepat guna yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.








Persaingan Dimulai dari 37 Tim
Untuk mencapai babak akhir, peserta harus melalui rangkaian seleksi yang cukup panjang.
Tahap pertama berupa proposal diikuti oleh 37 tim. Setelah dilakukan penilaian, hanya 24 tim yang dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya.
Ke-24 tim tersebut kemudian mengikuti tahap teknis. Seleksi kembali dilakukan hingga tersisa 10 tim yang berhak mengikuti tahap presentasi dan wawancara.
Sepuluh tim yang mencapai tahap tersebut membawa inovasi digitalisasi pembayaran untuk sejumlah pelaku usaha, yaitu:
- UMKM Barberdoor.
- UMKM Apreska Kos dan Penginapan.
- UMKM Wakai Heaven.
- UMKM IPUL BUAH Kota Palu.
- UMKM Meubel Padaidi Kota Palu.
- UMKM Fotocopy Cakrawala.
- Safira Laundry.
- UMKM Warung Lalapan Perempatan.
- UMKM Nina Salon.
- UMKM Bunga Telang Palu.
Tahap presentasi dan wawancara kemudian menjadi penentu akhir untuk menetapkan para peraih penghargaan.
Tim Penilai Libatkan Akademisi dan Bank Indonesia
Proses penilaian tidak hanya melibatkan unsur penyelenggara, tetapi juga menghadirkan unsur akademisi.
Dari kalangan akademisi, hadir Dr. Anita Ahmad Kasim dari Universitas Tadulako. Sementara Bank Indonesia Sulawesi Tengah diwakili oleh Glenn Nathaniel Pandelaki dan M. Pasha Ilyasa G.
Tim penilai mengikuti proses penilaian peserta hingga tahap akhir kompetisi.
Berlangsung Selama Juni hingga Agustus 2026
Rangkaian Lomba Inovasi Daerah Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna kategori Digitalisasi Pembayaran berlangsung selama beberapa bulan.
Tahap permintaan dan penilaian calon peserta dilaksanakan pada 18–24 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan penetapan peserta pada 25 Juni 2026.
Peserta mendapatkan pembimbingan teknis pada 27–28 Juni 2026 sebelum memasuki tahap pembangunan dan pengembangan aplikasi yang berlangsung pada 1–31 Juli 2026.
Selanjutnya, produk aplikasi peserta menjalani proses penilaian pada 8–9 Agustus 2026.
Puncak kegiatan berupa pemberian penghargaan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 di Atrium Palu Gran Mall Lantai 2. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pekan QRIS Nasional (PQN).
Dominasi UIN Datokarama Jadi Catatan Penting
Perolehan sejumlah penghargaan oleh mahasiswa UIN Datokarama Palu menjadi catatan penting dalam pelaksanaan kompetisi tahun 2026.
Dari posisi tertinggi hingga kategori penghargaan harapan, nama mahasiswa UIN Datokarama Palu berulang kali muncul dalam daftar pemenang. Hal tersebut menunjukkan keterlibatan kuat mahasiswa perguruan tinggi tersebut dalam kompetisi yang mengangkat inovasi teknologi dan digitalisasi pembayaran.
Dengan capaian tersebut, UIN Datokarama Palu keluar sebagai juara umum dalam perolehan prestasi pada Lomba Inovasi Daerah Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna Kategori Digitalisasi Pembayaran Tahun 2026.
Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa UIN Datokarama Palu mampu bersaing dalam kompetisi inovasi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama BRIDA Sulawesi Tengah.