Meteor Terang Membelah Langit Pulau Jawa, BRIN Jelaskan Fenomena yang Menggegerkan Warga

()

Meteor terang berwarna hijau kebiruan melintas di langit Pulau Jawa dan menggegerkan warga. Simak penjelasan BRIN mengenai penyebab, lintasan, serta dugaan lokasi jatuhnya meteor.

Fenomena benda langit bercahaya yang melintas di langit Pulau Jawa pada Sabtu (11/7/2026) malam menghebohkan masyarakat. Cahaya terang berwarna hijau kebiruan disertai suara dentuman dilaporkan terlihat dan terdengar di sejumlah wilayah, mulai dari Jawa Barat hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Peristiwa tersebut terekam kamera warga dan menjadi viral di media sosial.

Menurut penjelasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), fenomena tersebut merupakan meteor yang memasuki atmosfer Bumi dan terbakar akibat gesekan dengan udara berkecepatan sangat tinggi.

Terlihat dari Berbagai Wilayah di Pulau Jawa

Laporan kemunculan meteor datang dari berbagai daerah, di antaranya:

  • Bekasi
  • Majalengka
  • Nagreg
  • Tasikmalaya
  • Cirebon
  • Yogyakarta

Selain cahaya yang sangat terang, sejumlah warga juga melaporkan adanya suara dentuman beberapa saat setelah meteor melintas.

BRIN: Meteor Diduga Berakhir di Samudera Hindia

Peneliti senior BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis lintasan dan laporan masyarakat, meteor tersebut diduga bergerak dari arah Laut Jawa sebelum akhirnya menuju wilayah selatan Pulau Jawa.

Sisa material yang tidak habis terbakar diperkirakan jatuh ke Samudera Hindia, di sebelah selatan Jawa Timur atau Bali, bukan di kawasan permukiman.

Mengapa Meteor Tampak Berwarna Hijau?

Banyak warga bertanya mengapa cahaya meteor tampak berwarna hijau kebiruan.

Menurut penjelasan BRIN, warna tersebut muncul karena unsur magnesium yang terkandung dalam batuan antariksa terbakar saat memasuki atmosfer dengan suhu yang sangat tinggi.

Perbedaan komposisi kimia pada meteor dapat menghasilkan warna yang berbeda ketika terbakar, seperti hijau, biru, kuning, atau oranye.

Apa Penyebab Suara Dentuman?

Selain cahaya terang, sebagian masyarakat juga mendengar suara ledakan beberapa saat setelah meteor melintas.

Fenomena ini dikenal sebagai sonic boom, yaitu gelombang kejut yang muncul ketika meteoroid bergerak dengan kecepatan supersonik di atmosfer sebelum melambat.

Suara dentuman baru terdengar beberapa saat setelah cahaya terlihat karena kecepatan rambat suara jauh lebih lambat dibandingkan cahaya.

Apakah Meteor Berbahaya?

BRIN menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik.

Sebagian besar meteor yang memasuki atmosfer akan habis terbakar sebelum mencapai permukaan Bumi.

Dalam kasus ini, material yang tersisa diperkirakan jatuh ke laut sehingga tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat di daratan.

Perbedaan Meteor, Meteoroid, dan Meteorit

Istilah-istilah berikut sering kali tertukar:

  • Meteoroid: batuan yang masih berada di ruang angkasa.
  • Meteor: cahaya yang terlihat ketika meteoroid memasuki atmosfer dan terbakar.
  • Meteorit: sisa batuan yang berhasil mencapai permukaan Bumi.

Fenomena yang terlihat di langit Jawa merupakan fase meteor ketika batuan antariksa memasuki atmosfer.

Fenomena Astronomi yang Wajar

Para ahli menegaskan bahwa kejadian seperti ini merupakan fenomena astronomi alami yang memang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sebagian besar meteor yang memasuki atmosfer tidak menimbulkan dampak berarti karena ukurannya relatif kecil dan habis terbakar sebelum mencapai permukaan Bumi.

Fenomena meteor terang yang melintas di langit Pulau Jawa pada Sabtu malam menjadi perhatian masyarakat karena cahaya hijau kebiruan dan suara dentuman yang menyertainya. Berdasarkan penjelasan BRIN, benda langit tersebut merupakan meteoroid yang terbakar di atmosfer, sementara sisa materialnya diduga jatuh ke Samudera Hindia sehingga tidak membahayakan masyarakat.

FAQ

Apakah benar meteor jatuh di Pulau Jawa?

Meteor terlihat melintas di langit Pulau Jawa, tetapi BRIN memperkirakan sisa materialnya jatuh ke Samudera Hindia di selatan Jawa Timur atau Bali.

Mengapa meteor berwarna hijau?

Warna hijau muncul karena unsur magnesium dalam batuan antariksa terbakar saat memasuki atmosfer.

Apa penyebab suara dentuman?

Dentuman berasal dari sonic boom, yaitu gelombang kejut akibat meteoroid melaju dengan kecepatan sangat tinggi di atmosfer.

Apakah masyarakat perlu khawatir?

Tidak. BRIN menjelaskan bahwa sebagian besar meteor habis terbakar di atmosfer dan fenomena ini merupakan kejadian astronomi yang normal.

Referensi :

  • https://www.inews.id/regional/jabar/heboh-meteor-jatuh-berwarna-hijau-kebiruan-di-langit-jawa-warga-dengar-ledakan-keras
  • https://tirto.id/lintasan-meteor-jatuh-di-cirebon-sampai-jogja-menurut-pakar-brin-hzyY
  • https://www.nu.or.id/nasional/lf-pbnu-sebut-suara-dentuman-semalam-berasal-dari-meteor-jatuh-mGTtl

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses