Apa itu dasarian? Simak pengertian dasarian, pembagian waktu 10 harian, manfaatnya dalam analisis BMKG, serta perbedaannya dengan prakiraan cuaca harian.
Istilah dasarian sering muncul dalam laporan cuaca, iklim, dan musim yang diterbitkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Meski kerap digunakan dalam pemberitaan, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui arti sebenarnya dari istilah tersebut.
Dalam dunia meteorologi dan klimatologi, dasarian adalah satuan waktu selama 10 hari yang digunakan untuk memantau perubahan cuaca dan iklim secara lebih rinci dibandingkan analisis bulanan.
Apa Arti Dasarian?
Secara sederhana, satu bulan dibagi menjadi tiga bagian atau tiga periode dasarian, yaitu:
- Dasarian I: tanggal 1–10
- Dasarian II: tanggal 11–20
- Dasarian III: tanggal 21 hingga akhir bulan (28, 29, 30, atau 31 sesuai jumlah hari dalam bulan tersebut).
Pembagian ini memudahkan para ahli cuaca untuk melihat perubahan kondisi atmosfer dalam interval waktu yang lebih pendek dibandingkan satu bulan penuh.
Mengapa BMKG Menggunakan Dasarian?
BMKG menggunakan periode dasarian karena kondisi cuaca dan iklim di Indonesia dapat berubah cukup cepat.
Dengan analisis setiap 10 hari, BMKG dapat:
- Memantau perkembangan musim hujan dan musim kemarau.
- Menganalisis curah hujan.
- Mengidentifikasi potensi kekeringan.
- Memberikan peringatan dini hujan lebat.
- Menyusun prakiraan cuaca dan iklim jangka menengah.
Metode ini sangat membantu dalam penyusunan informasi yang lebih akurat dibandingkan hanya menggunakan data bulanan.
Contoh Penggunaan Dasarian
Sebagai contoh, dalam laporan Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Juli 2026, BMKG menyampaikan bahwa:
- Sekitar 60,5% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.
- Curah hujan pada Dasarian I Juli 2026 didominasi kategori rendah hingga menengah.
- BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi kekeringan meteorologis di sejumlah provinsi untuk Dasarian II Juli 2026.
Informasi seperti ini digunakan oleh berbagai sektor untuk mengambil langkah antisipasi.
Manfaat Informasi Dasarian
Laporan dasarian tidak hanya berguna bagi BMKG, tetapi juga dimanfaatkan oleh berbagai pihak, antara lain:
Petani
Informasi curah hujan membantu menentukan waktu tanam dan panen.
Nelayan
Prakiraan kondisi atmosfer membantu merencanakan aktivitas melaut.
Pemerintah Daerah
Data dasarian digunakan sebagai dasar mitigasi bencana seperti banjir dan kekeringan.
Dunia Penerbangan
Informasi atmosfer membantu meningkatkan keselamatan operasional penerbangan.
Masyarakat Umum
Masyarakat dapat menggunakan informasi dasarian untuk merencanakan berbagai aktivitas luar ruangan.
Dasarian Berbeda dengan Prakiraan Harian
Perlu dipahami bahwa laporan dasarian bukan merupakan prakiraan cuaca harian.
Jika prakiraan harian menjelaskan kondisi cuaca dalam satu hari, maka laporan dasarian menggambarkan tren cuaca dan iklim selama periode 10 hari.
Karena itu, informasi dasarian lebih sering digunakan untuk melihat kecenderungan perubahan musim dan kondisi atmosfer secara umum.
Di Mana Bisa Melihat Informasi Dasarian?
Masyarakat dapat memperoleh informasi resmi mengenai analisis dan prediksi dasarian melalui:
- Website resmi BMKG.
- Portal klimatologi BMKG.
- Stasiun Klimatologi BMKG di masing-masing provinsi.
- Media sosial resmi BMKG.
Laporan tersebut biasanya diperbarui setiap 10 hari.
Dasarian merupakan pembagian waktu selama 10 hari yang digunakan BMKG untuk menganalisis kondisi cuaca dan iklim secara lebih rinci. Dengan metode ini, perubahan curah hujan, musim, hingga potensi kekeringan dapat dipantau lebih cepat sehingga informasi yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih akurat dan bermanfaat.
Bagi masyarakat yang sering mengikuti informasi cuaca, memahami istilah dasarian akan membantu dalam membaca laporan BMKG dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi iklim terkini.
FAQ
Apa itu dasarian?
Dasarian adalah satuan waktu selama 10 hari yang digunakan dalam meteorologi dan klimatologi untuk analisis cuaca dan iklim.
Berapa kali dasarian dalam satu bulan?
Satu bulan terdiri atas tiga dasarian, yaitu tanggal 1–10, 11–20, dan 21 hingga akhir bulan.
Mengapa BMKG menggunakan dasarian?
Karena pembagian 10 hari memungkinkan pemantauan perubahan cuaca dan iklim yang lebih rinci dibandingkan analisis bulanan.
Apakah laporan dasarian sama dengan prakiraan cuaca harian?
Tidak. Laporan dasarian menggambarkan tren kondisi atmosfer selama 10 hari, sedangkan prakiraan harian menjelaskan kondisi cuaca pada hari tertentu.
Referensi :
- https://gaw-bariri.bmkg.go.id/publikasi/gawsarium/284-dasarian
- https://www.bmkg.go.id/iklim/dinamika-atmosfer
- https://www.bmkg.go.id/iklim/analisis-dinamika-atmosfer-dasarian-i-juli-2026
- https://staklim-jateng.bmkg.go.id/info-dasarian
