UIN Datokarama Palu Gandeng APPBIPA Sulteng Perkuat Program BIPA Sambut Mahasiswa dari 13 Negara

Palu – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa internasional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengembangkan Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Dilansir dari Bulletin.id, UIN Datokarama Palu telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan APPBIPA Provinsi Sulawesi Tengah pada 30 Juni 2026. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman Thahir, bersama Ketua APPBIPA Provinsi Sulawesi Tengah, Asrianti, S.Pd., M.Pd., di ruang kerja Rektor UIN Datokarama Palu sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia bagi mahasiswa asing.

Bacaan Lainnya

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari persiapan kampus dalam menyambut mahasiswa internasional yang akan menempuh pendidikan di UIN Datokarama Palu. Melalui program ini, mahasiswa asing diharapkan tidak hanya mampu mengikuti proses akademik dengan baik, tetapi juga dapat beradaptasi dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia.

Dilansir dari laman Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pengembangan program BIPA bagi mahasiswa dan tenaga asing, penyusunan bahan ajar berbasis kebutuhan pembelajar serta kearifan lokal Sulawesi Tengah, hingga pelaksanaan pelatihan, lokakarya, bimbingan teknis, seminar, dan kuliah umum.

Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman Thahir, menegaskan bahwa penguatan Program BIPA merupakan bagian penting dari strategi internasionalisasi kampus.

“Ini adalah langkah yang sangat krusial agar para mahasiswa internasional tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga mampu berbaur dan berkomunikasi secara natural dengan masyarakat lokal,” kata Profesor Lukman Thahir.

Ia menjelaskan, melalui jejaring kerja sama internasional yang dibangun oleh Pusat Hubungan Internasional UIN Datokarama Palu, pada tahun 2026 kampus akan menerima sekitar 23 mahasiswa internasional yang berasal dari 13 negara.

“Oleh karena itu, kita perlu mengasah kemampuan mahasiswa asing berbahasa Indonesia,” ujarnya.

Menurut Prof. Lukman, kemampuan berbahasa Indonesia bukan hanya menjadi tuntutan akademik, tetapi juga merupakan bekal penting agar mahasiswa asing dapat berinteraksi secara efektif dengan masyarakat selama menjalani pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Ketua APPBIPA Provinsi Sulawesi Tengah, Asrianti, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UIN Datokarama Palu kepada APPBIPA dalam mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia bagi mahasiswa internasional.

“Lewat program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang digodok bersama APPBIPA, pembelajaran dikemas secara interaktif dan aplikatif,” ujar Asrianti.

Dilansir dari Klik Pendidikan, pendekatan pembelajaran tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa asing memahami Bahasa Indonesia secara lebih mudah sekaligus mengenal budaya lokal Sulawesi Tengah sebagai bagian dari proses adaptasi selama menempuh pendidikan di UIN Datokarama Palu.

Kolaborasi antara UIN Datokarama Palu dan APPBIPA Sulawesi Tengah ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi visi kampus menuju perguruan tinggi yang berdaya saing internasional. Dengan semakin meningkatnya jumlah mahasiswa asing setiap tahunnya, penguatan Program BIPA dinilai menjadi kebutuhan strategis untuk menciptakan lingkungan akademik yang inklusif sekaligus mendukung keberhasilan proses belajar mahasiswa internasional.

Melalui kerja sama ini, UIN Datokarama Palu berharap seluruh mahasiswa asing dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih optimal, mampu berkomunikasi dengan baik menggunakan Bahasa Indonesia, serta lebih mudah beradaptasi dengan kehidupan sosial dan budaya di Indonesia. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi UIN Datokarama Palu sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang terus memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa dari berbagai negara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *