UIN Datokarama Perkuat Sinergi dengan Program Berani Makmur dan Berani Berkah melalui Proposal Riset Dosen ke BRIDA

()

PALU – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu kembali menggelar Apel Pagi yang berlangsung di kampus utama UIN Datokarama Palu pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 07.30 WITA. Kegiatan rutin tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan berbagai informasi strategis kepada seluruh sivitas akademika, khususnya terkait penguatan budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada apel kali ini, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama Palu, Dr. Sahran Raden, bertindak sebagai penerima apel sekaligus pembina upacara. Sementara itu, Agung Setyawan, S.E. bertugas sebagai pemimpin apel, Fatharani, M.M. sebagai pembaca doa, dan Siti Rabiatul Adwiyah, M.Si. sebagai pembawa acara.

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya, Dr. Sahran Raden mengajak seluruh dosen untuk lebih aktif memanfaatkan berbagai peluang pendanaan penelitian yang saat ini tersedia melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah maupun pemerintah pusat. Menurutnya, seluruh proposal penelitian yang berkaitan dengan program riset di daerah diharapkan dapat dikoordinasikan melalui LPPM agar proses pengajuan berjalan lebih terarah.

Beliau menyampaikan:

“proposal berkaitan dengan riset inovasi di BRIDA Sulawesi Tengah atau Pemda Sulawesi Tengah, silakan dilakukan melalui LP2M. Dan ada sembilan program dari Gubernur, termasuk yang menjadi concern kami ketika pada saat pertemuan yaitu Berani Makmur dan Berani Berkah. Berani Makmur dan Berani Berkah ini disampaikan kepada para dosen, silakan mengajukan proposal berupa kelompok yang disampaikan kepada BRIDA Pemerintah Daerah. Karena mereka akan menyampaikan kepada sumber anggaran yang berasal dari dua: yang pertama yaitu kepada Pemda berupa hibah Pemerintah Daerah, dan yang kedua yaitu adalah melalui BRIN, yaitu Badan Inovasi dan Riset Nasional.”

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya peluang yang terbuka bagi dosen UIN Datokarama Palu untuk berkontribusi dalam pengembangan riset yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. Melalui koordinasi dengan LPPM, proposal penelitian diharapkan dapat disusun secara lebih sistematis sehingga memiliki peluang lebih besar memperoleh dukungan pendanaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sahran Raden juga menyoroti dua program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu Berani Makmur dan Berani Berkah, yang dinilai memiliki ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui penelitian dan inovasi. Dosen didorong membentuk kelompok penelitian untuk menyusun proposal yang relevan dengan program-program tersebut dan mengajukannya melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sulawesi Tengah.

Selain berasal dari hibah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, peluang pendanaan juga terbuka melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Oleh karena itu, LPPM UIN Datokarama Palu berkomitmen memberikan pendampingan kepada dosen agar proposal yang diajukan memenuhi persyaratan administrasi maupun substansi ilmiah.

Melalui apel pagi ini, UIN Datokarama Palu kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya penelitian dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Sinergi antara dosen, LPPM, pemerintah daerah, dan lembaga riset nasional diharapkan mampu menghasilkan berbagai penelitian yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah.

Informasi & Foto :
Humas UIN Datokarama Palu
Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah – https://brida.sultengprov.go.id/
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) – https://brin.go.id/

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses